Minggu, 08 November 2009

Sang Pemilik Hati



Hati adalah wilayah tak terjamah.

Bahkan olehku sendiri yang mewadahi sang hati.



Betapa seringnya kurasakan hati ini terbolak-balik.

Terkadang ia meradang, melara, dan berkesah.

Terkadang ia tertawa, berbunga-bunga, dan melompat-lompat gembira.



Perasaan hati membawaku bersedih, hingga membuat mataku menjadi kelabu.

Dunia pun kelabu.

Perasaan hati membuatku bahagia,

Hingga dunia serasa indah tiada dua.


Maka kini kusadari....

Hati ini bukanlah milikku.

Ada Dia yang menguasai hati ini.


Hati di dadaku adalah barang titipan.

Yang harus kugunakan sebaik-baiknya.

Sesuai kehendak Sang Pemilik Hati.


Maka aku hanya mampu berdoa.

Agar hatiku selalu diberi-Nya hidayah.

Sehingga mampu berbuat sesuai sifat-sifat-Nya.

Dan menjadi manusia yang lebih baik .

( by Novi Kurnia )

Tidak ada komentar:

Posting Komentar